Ekonomi agro-maritim, dimulai dari 24 hektare.
Token utilitas untuk kawasan Agro-Marine & Industrial Estate Teluk Sampit, Kalimantan Tengah — tumbuh bertahap dari lahan pilot menuju masterplan 20.000 hektare.
- US$0,04
- Harga Seed Sale / AGRO
- 30.793.348
- AGRO terjual
- 27
- Peserta
- 20.000 ha
- Masterplan kawasan
01Ringkasan
Token yang terhubung dengan layanan nyata
AGRO dirancang sebagai lapisan utilitas dan loyalitas untuk layanan yang benar-benar disediakan oleh operator dan mitra ekosistem — bukan pengganti model bisnis.
- Nama token
- AgroCoin
- Ticker
- AGRO
- Supply maksimum
- 1.000.000.000 AGRO (tetap)
- Fokus ekosistem
- Agro-maritim, pengolahan, perdagangan, logistik & layanan digital
- Lokasi
- Teluk Sampit, Kalimantan Tengah
- Hak token
- Utilitas ekosistem — bukan saham, hak atas tanah, dividen, atau klaim aset
Visi
Ekosistem agro-maritim terpadu yang menghubungkan produksi, pengolahan, pasar, dan logistik dengan layanan digital yang transparan.
Misi
- 01Meningkatkan keterhubungan pelaku usaha.
- 02Memperkuat akses pasar dan pengolahan nilai tambah.
- 03Meningkatkan keterlacakan transaksi dan asal produk.
- 04Membangun sistem loyalitas dan insentif berbasis aktivitas terukur.
Inti tesis
“Token hanya memiliki fungsi ekonomi yang kredibel apabila terhubung dengan layanan nyata, aturan penggunaan yang jelas, kontrol distribusi, transparansi biaya, dan pengelolaan risiko.”
Prinsip desain
Bisnis nyata terlebih dahulu
Kegiatan produksi, kontrak pembeli, layanan, dan pendapatan operasional menjadi fondasi ekosistem.
Utility dapat diuji
Setiap manfaat AGRO memiliki aturan, pihak penyedia, batas penggunaan, dan catatan transaksi.
Supply transparan
Jumlah maksimum, alokasi, vesting, dan pelepasan token dipublikasikan secara konsisten.
Hak token terbatas & jelas
AGRO tidak memberikan hak kepemilikan tanah, saham, dividen, atau bagian pendapatan.
Data dapat diverifikasi
Klaim operasional dan dampak didukung bukti, metode, dan pemeriksaan yang sesuai.
Perlindungan pengguna
Informasi biaya, risiko, jadwal distribusi, serta mekanisme pengaduan disajikan secara terbuka.
Kerangka nilai
Lapisan 1
Ekonomi riil
Produksi komoditas, pembelian, pengolahan, penyimpanan, distribusi dan jasa kawasan.
Lapisan 2
Layanan digital
Marketplace, pemesanan fasilitas, loyalty, identitas pengguna, pencatatan dan dashboard.
Lapisan 3
Lapisan token
Benefit utilitas, insentif aktivitas terverifikasi, akses sesuai aturan dan distribusi terjadwal.
Lapisan 4
Transparansi
Catatan publik, laporan penggunaan dana, kontrol treasury dan audit teknis.
02Kawasan & Tahapan
Agro-Marine & Industrial Estate Teluk Sampit
Masterplan mencakup pertanian/perkebunan, perikanan dan tambak, peternakan, industri pengolahan, pergudangan, logistik, pelabuhan skala kawasan, konservasi, utilitas, wisata pesisir, serta hunian pekerja.
| Tahap | Luas | Lingkup | Status |
|---|---|---|---|
| Tahap 1 · Pilot | 24 ha | 20 ha pertanian · 2 ha perikanan · 2 ha peternakan | Lingkup awal |
| Tahap 2 · Ekspansi | 1.800 ha* | 1.000 ha pertanian · 400 ha perikanan · 400 ha peternakan · Sarana pendukung & perumahan | Target perencanaan |
| Tahap 3 · Integrasi | 12.000 ha* | 8.000 ha pertanian · 2.000 ha perikanan · 2.000 ha peternakan · Pengolahan, gudang & pelabuhan | Bergantung kelayakan |
*Target perencanaan, bukan luas yang telah beroperasi. Masterplan kawasan indikatif seluas 20.000 ha.
Status lahan
Pengelola menyampaikan bahwa status lahan adalah Hak Guna Usaha (HGU). Pernyataan ini dicatat sebagai informasi dari pengelola, bukan verifikasi independen atas seluruh masterplan 20.000 hektare. Pengembangan mengikuti batas hak, tata ruang, persetujuan lingkungan, perizinan usaha, dan daya dukung lingkungan.
Pengakuan pendapatan
Pendapatan hanya dicatat ketika terdapat transaksi atau kewajiban layanan yang dapat dibuktikan. Proyeksi luas lahan, estimasi nilai lahan, target investasi, dan nilai token tidak diperlakukan sebagai pendapatan operasional.
Model bisnis & rantai nilai
- Produksi pertanian/perkebunan
- Penjualan komoditas, kontrak pasokan, produk bernilai tambah.
- Perikanan & akuakultur
- Penjualan ikan/udang, jasa tambak, pasokan segar dan beku.
- Peternakan
- Penjualan ternak/produk, layanan pembibitan dan pasokan.
- Pengolahan
- Margin produk olahan, jasa maklon, pengemasan dan penyimpanan.
- Pergudangan & cold chain
- Sewa kapasitas, handling, penyimpanan dan distribusi.
- Logistik & perdagangan
- Jasa transportasi, agregasi pasokan, komisi perdagangan.
- Marketplace & layanan kawasan
- Biaya layanan, langganan, komisi transaksi dan pemesanan.
CatatanKelayakan diukur dari volume produksi, utilisasi fasilitas, harga jual bersih, arus kas, dan kontrak pembeli — bukan dari kenaikan harga token.
03Arsitektur Utility
Apa yang bisa dilakukan dengan AGRO
Ketersediaan utility bergantung pada kesiapan operator, mitra, sistem digital, anggaran benefit, serta ketentuan hukum yang berlaku.
| Utility | Cara kerja | Kontrol pelaksanaan | |
|---|---|---|---|
| U1 | Diskon layanan | Tukarkan AGRO untuk benefit pada layanan tertentu dari operator/mitra. | Diskon maksimum rancangan 10%; bukan kurs tetap token ke Rupiah. |
| U2 | Membership & loyalty | Tier pengguna dan benefit berdasarkan aktivitas terverifikasi. | Benefit, syarat, kuota, masa berlaku dan penanggung biaya dipublikasikan. |
| U3 | Akses prioritas | Token dikunci sementara untuk memesan kapasitas fasilitas tertentu. | Tidak menghasilkan bunga/APY; tidak menjamin ketersediaan. |
| U4 | Marketplace | Mendukung program benefit dan pencatatan transaksi dalam platform. | Pembayaran barang/jasa mengikuti ketentuan yang sah (Rupiah). |
| U5 | Reward aktivitas | Diberikan untuk transaksi, kualitas, atau kontribusi yang terverifikasi. | Dari alokasi rewards; anti-fraud; bukan hadiah karena membeli atau menahan token. |
| U6 | Ketertelusuran | Transaksi dapat mengacu pada catatan batch, asal, status mutu atau layanan. | Data sensitif dengan kontrol akses; klaim lingkungan memerlukan bukti. |
Mekanisme token
Supply maksimum tetap 1.000.000.000 AGRO. Kontrak final dirancang tanpa fungsi mint tambahan setelah penerbitan supply awal. Fitur burn hanya berlaku jika tersedia dan diungkapkan secara eksplisit. Token yang dikunci untuk akses tidak menghasilkan bunga, APY, atau imbal hasil pasif.
AGRO bukan
alat pembayaran sah / saldo Rupiah / deposito / saham / obligasi / bukti kepemilikan HGU / klaim aset kawasan / hak atas laba atau dividen / jaminan buyback / jaminan harga minimum
04Tokenomics & Distribusi
1.000.000.000 AGRO, dialokasikan secara terbuka
Persentase mencerminkan alokasi desain, bukan token yang telah dijual, diterbitkan, dikunci, atau didistribusikan.
| Kategori | Alokasi | Jumlah AGRO | Tujuan |
|---|---|---|---|
| Rewards & Utility | 30% | 300.000.000 | Insentif aktivitas dan penggunaan utility. |
| Treasury & Development | 20% | 200.000.000 | Pengembangan dan kebutuhan yang disetujui. |
| Tim & Kontributor | 10% | 100.000.000 | Kontribusi jangka panjang dengan vesting. |
| Ekosistem, Tenant & Mitra | 10% | 100.000.000 | Adopsi layanan dan kerja sama terukur. |
| Presale Tahap 1 | 7,5% | 75.000.000 | Distribusi tahap penjualan pertama. |
| Presale Tahap 2 | 7,5% | 75.000.000 | Distribusi tahap penjualan kedua. |
| Kemitraan Strategis | 7% | 70.000.000 | PT NUSA LOKA MANDIRI. |
| Cadangan Risiko | 5% | 50.000.000 | Cadangan operasional dengan kontrol tata kelola. |
| Likuiditas | 3% | 30.000.000 | Alokasi untuk penyediaan likuiditas. |
| Total | 100% | 1.000.000.000 | Supply maksimum |
CatatanSebanyak 70.000.000 AGRO (7%) dialokasikan kepada PT NUSA LOKA MANDIRI sebagai Strategic Partnership Allocation, tunduk pada perjanjian definitif, ketentuan vesting, dan tinjauan hukum. Vesting alokasi ini mengikuti jadwal Presale Tahap 1.
Vesting & pelepasan
| Kelompok | Distribusi awal | Cliff | Jadwal |
|---|---|---|---|
| Presale 1 + alokasi strategis | 5% pada TGE* | 6 bulan | Sisa linear 18 bulan setelah cliff |
| Presale 2 | 10% pada TGE* | 3 bulan | Sisa linear 15 bulan setelah cliff |
| Tim & kontributor | 0% pada TGE | 12 bulan | Linear selama 36 bulan setelah cliff |
| Treasury & development | Tidak otomatis | Milestone | Wallet terpisah, persetujuan, laporan |
| Rewards & utility | Berdasarkan aktivitas | N/A | Bertahap sesuai aturan dan anggaran |
| Tenant, mitra, kemitraan | Sesuai kontrak | Sesuai kontrak | Pelepasan mengikuti milestone |
* Setelah seluruh syarat distribusi terpenuhi.
05Presale & Penggunaan Dana
Parameter penjualan
Nilai USDT dihitung menggunakan kurs Rp17.861 per USDT. Kurs tersebut merupakan acuan perhitungan, bukan kurs yang dijamin.
Presale Tahap 1
Berlangsung
US$0,04/ AGRO
- Soft cap
- Rp25.000.000.000
- Hard cap
- Rp50.000.000.000
- Setara soft cap (simulasi)
- ± US$1.399.698
- Setara hard cap (simulasi)
- ± US$2.799.395
- Alokasi maksimum
- 75.000.000 AGRO
- Nilai 75 jt token pada harga rancangan
- US$3.000.000
30.793.348 / 75.000.000 AGRO
27 peserta · ≈ 1.231.734 USDT masuk
Partisipasi strategic partner menggunakan jaringan AGRO (tUSDT)Lihat di explorerPresale Tahap 2
Berikutnya
US$0,06/ AGRO
- Soft cap
- Rp50.000.000.000
- Hard cap
- Rp75.000.000.000
- Setara soft cap (simulasi)
- ± US$2.799.395
- Setara hard cap (simulasi)
- ± US$4.199.093
- Alokasi maksimum
- 75.000.000 AGRO
- Nilai 75 jt token pada harga rancangan
- US$4.500.000
Seed Sale (Tahap 1) berlangsung di BNB Smart Chain. Hanya kirim USDT ke alamat deposit yang tercantum di halaman Seed Sale resmi — jangan ke alamat yang dibagikan lewat DM atau grup chat.
Partisipasi Seed SaleCatatanJumlah akhir yang diterima dan token yang didistribusikan bergantung pada kurs aktual, biaya, pajak, pembatasan pembelian, pembulatan, serta aturan penjualan yang berlaku.
Penggunaan dana
Infrastruktur & operasi
Pilot, kesiapan layanan dan biaya operasional terkait.
30%
Teknologi & keamanan
Platform, integrasi, audit, keamanan dan pemeliharaan.
20%
Tenant & marketplace
Onboarding mitra, integrasi layanan dan pengembangan pasar.
15%
Legal & kepatuhan
Kajian, perizinan, pajak, perlindungan pengguna dan kepatuhan.
10%
Modal kerja
Kebutuhan kas operasional yang disetujui.
10%
Cadangan utility
Pendanaan benefit utilitas sesuai program yang diumumkan.
10%
Kontingensi
Biaya tak terduga dengan kontrol dan pelaporan.
5%
CatatanModel alokasi rancangan, bukan laporan dana yang telah diterima. Pengelolaan dana menggunakan mekanisme yang sesuai hukum dengan pemisahan dana, otorisasi, rekonsiliasi, prosedur refund, dan pelaporan.
06Likuiditas & Mekanisme Pasar
Ilustrasi likuiditas yang jujur
Alokasi likuiditas 3% menyediakan maksimum 30.000.000 AGRO. Alokasi token tidak sama dengan modal pasangan yang disetor ke pool, dan tidak membuktikan bahwa listing telah tersedia.
| Ilustrasi pool | AGRO | Pasangan @US$0,06 | Total |
|---|---|---|---|
| Kecil | 5.000.000 | US$300.000 | US$600.000 |
| Menengah | 10.000.000 | US$600.000 | US$1.200.000 |
| Lebih besar | 15.000.000 | US$900.000 | US$1.800.000 |
Tidak mencakup biaya, slippage, perubahan harga, impermanent loss, risiko kontrak, atau perubahan kedalaman pasar.
FDV aritmetis
US$60 jt
0,06 × 1.000.000.000
Bukan appraisal perusahaan, bukan nilai aset kawasan, dan bukan bukti bahwa seluruh token dapat dijual pada harga tersebut.
- L1Likuiditas bergantung pada aset pasangan yang benar-benar disetor dan tetap tersedia.
- L2Status penguncian harus dibuktikan dengan konfigurasi wallet dan transaksi on-chain.
- L3Listing pada bursa atau DEX, harga pasar, volume, dan kedalaman order book tidak dijamin.
- L4Token dapat mengalami volatilitas ekstrem atau kehilangan sebagian besar/seluruh nilai pasar.
07Teknologi, Keamanan & Tata Kelola
Kontrol di setiap lapisan
Kontrak token, mekanisme penjualan, vesting, dan aplikasi layanan adalah komponen berbeda dengan risiko dan kontrol masing-masing.
- Token contract
- Supply maksimum tetap; dokumentasi fungsi; tanpa mint tambahan setelah penerbitan awal.
- Treasury
- Wallet terpisah, multisignature untuk transaksi material, otorisasi berjenjang dan rekonsiliasi.
- Vesting
- Mekanisme yang dapat diverifikasi; jadwal rilis dan penerima diungkapkan.
- Smart contract security
- Code review, pengujian, audit independen sebelum penggunaan publik.
- Aplikasi & data
- Kontrol akses, enkripsi, pencadangan, minimisasi data pribadi, respons insiden.
- Oracle & data operasional
- Sumber data, pihak verifikator, timestamp, prosedur koreksi dan audit trail.
- Tata kelola
- Matriks kewenangan, konflik kepentingan, laporan treasury, kebijakan pengaduan.
- Status implementasi
- Alamat kontrak token, hasil audit smart contract, alamat multisig, bukti penguncian token, atau laporan transaksi utility aktif belum dinyatakan tersedia.
08Roadmap & Indikator Kinerja
Token mengikuti kesiapan bisnis, bukan sebaliknya
Tahap waktu merupakan sasaran perencanaan, bukan janji tanggal peluncuran atau jaminan tercapainya skala operasi.
0–3 bulan
Verifikasi lahan dan hak; desain entitas dan kontrak; kajian regulasi; rencana operasional pilot.
Dokumen hak terinventarisasi; peta legal; daftar izin; model finansial terukur.
3–12 bulan
Pilot produksi dan layanan awal; pemasok/pembeli; proses mutu; unit economics.
Hasil produksi tercatat; kontrak pembeli; ketepatan pengiriman; laporan kas.
Setelah pilot tervalidasi
Marketplace, loyalty, pencatatan aktivitas dan uji utility terbatas.
Pengguna aktif; transaksi selesai; tingkat penebusan benefit; penyelesaian pengaduan.
Setelah gerbang hukum
Penerbitan/distribusi token dan penjualan sesuai struktur yang sah.
Kontrak terverifikasi; audit & kontrol wallet; kustodi/refund; pengungkapan risiko.
Tahun 1–3
Ekspansi klaster pertanian, perikanan, peternakan dan mitra pengolahan.
Luas yang benar-benar beroperasi; produktivitas; kontrak pasokan; arus kas per unit.
Tahun 3–6
Pengolahan, gudang, rantai dingin dan integrasi logistik.
Kapasitas terpasang & terpakai; susut pascapanen; margin produk.
Tahun 6–10+
Ekspansi kawasan berdasarkan hasil dan kelayakan.
Izin, pembiayaan, permintaan pasar, kinerja lingkungan, kesiapan infrastruktur.
Gerbang peluncuran
Penerbitan token hanya dilakukan setelah seluruh syarat ini terpenuhi.
- G1Struktur hukum token dan aktivitas distribusi telah ditelaah untuk yurisdiksi sasaran.
- G2Status lahan, kegiatan usaha dan izin yang material telah terdokumentasi.
- G3Utility yang disebut memiliki operator, aturan, kapasitas dan anggaran.
- G4Kontrak token dan mekanisme distribusi telah diuji serta diaudit secara independen.
- G5Penanganan dana, kustodi, refund, KYC/AML, perlindungan konsumen, pajak dan pengaduan telah ditetapkan.
- G6Komunikasi publik membedakan fitur aktif, fitur dalam pengembangan dan target masa depan.
09Dampak, Ketertelusuran & Lingkungan
Dampak diukur, bukan diasumsikan
Kawasan terpadu berpotensi memperpendek rantai pasok, meningkatkan nilai tambah, memperluas akses pasar, serta membuka lapangan kerja. Dampak diukur dari hasil operasional — tidak otomatis terjadi karena token diterbitkan.
Produksi
Volume produksi, hasil per hektare, kualitas, tingkat gagal panen, penggunaan input.
Rantai pasok
Persentase produk terlacak, waktu pengiriman, susut pascapanen, pemenuhan kontrak.
Ekonomi lokal
Jumlah pemasok lokal, tenaga kerja, pembayaran ke pemasok, pelatihan dan K3.
Lingkungan
Penggunaan air/energi, limbah, kualitas air, area konservasi, kepatuhan lingkungan.
Marketplace
Pengguna aktif, volume transaksi selesai, komplain, waktu penyelesaian.
Utility AGRO
Token yang didistribusikan, ditebus, dikunci, dibakar jika berlaku, serta saldo program.
Ketertelusuran digital
Sistem dapat mencatat referensi batch produk, tanggal, lokasi umum, pihak pencatat, status pemeriksaan, sertifikasi dan riwayat perpindahan. Data blockchain bersifat sebagai catatan atas data yang dimasukkan; keandalannya tetap bergantung pada prosedur verifikasi, alat ukur, dan audit.
CatatanPernyataan keberlanjutan tidak dinyatakan sebagai sertifikasi. Klaim organik, bebas deforestasi, rendah emisi, atau sesuai standar tertentu hanya digunakan jika terdapat bukti dan metodologi yang dapat diperiksa.
10Risiko Utama
Pahami risikonya secara menyeluruh
Nilai token, apabila diperdagangkan, dapat turun secara tajam dan pembeli dapat kehilangan seluruh dana yang digunakan untuk memperolehnya.
R01
Hak lahan & tata ruang
HGU dan dokumen hak dapat memiliki batas, masa berlaku, beban, sengketa atau cakupan yang tidak sama dengan masterplan.
R02
Eksekusi proyek
Masterplan besar memerlukan modal, infrastruktur, tenaga kerja, izin dan pembeli. Target ekspansi dapat tertunda atau tidak tercapai.
R03
Produksi & komoditas
Cuaca, penyakit, hama, kualitas air, harga input, harga jual dan hasil panen dapat menurunkan margin.
R04
Permintaan & mitra
Tenant, pemasok, pembeli, operator dan mitra logistik dapat tidak memenuhi target atau menghentikan kerja sama.
R05
Likuiditas & harga
Tidak ada jaminan listing, volume, kedalaman pasar, harga minimum, atau kemampuan menjual token.
R06
Regulasi
Perubahan aturan atau klasifikasi produk dapat memengaruhi penerbitan, distribusi, perdagangan atau utility.
R07
Smart contract
Bug, eksploitasi, kesalahan konfigurasi, kompromi kunci atau serangan siber dapat menyebabkan kehilangan token.
R08
Wallet & kustodi
Kehilangan kunci, salah alamat, penipuan, phishing atau kegagalan kustodian dapat menyebabkan kerugian permanen.
R09
Treasury & konflik
Penggunaan dana yang tidak tepat, konsentrasi kendali, atau pengungkapan terlambat dapat merugikan ekosistem.
R10
Data & klaim dampak
Data palsu, keliru atau tidak terverifikasi dapat merusak kepercayaan dan menimbulkan tanggung jawab hukum.
R11
Lingkungan & sosial
Banjir, pasang, gambut, konflik penggunaan lahan atau dampak terhadap masyarakat dapat menghambat kegiatan.
R12
Risiko total kehilangan
AGRO tidak memberikan perlindungan modal, asuransi nilai token, atau kompensasi harga pasar.
11Kepatuhan & Batas Hak Token
Kerangka regulasi Indonesia
Klasifikasi dan kewajiban suatu token bergantung pada fitur, aktivitas penerbitan, distribusi, pemasaran, penggunaan, serta model perdagangan yang dijalankan. Penyebutan “utility token” tidak dengan sendirinya mengecualikan suatu kegiatan dari ketentuan yang berlaku.
Rujukan regulasi OJK
Pembayaran barang dan jasa di Indonesia mengikuti ketentuan alat pembayaran yang berlaku. AGRO tidak dimaksudkan menggantikan Rupiah sebagai alat pembayaran sah.
Pernyataan penting bagi pembaca
- 1.Whitepaper bukan penawaran atau ajakan membeli token yang telah disetujui regulator.
- 2.Parameter presale, alokasi dana dan jadwal token adalah rancangan ekonomi, bukan bukti bahwa penjualan sedang berlangsung.
- 3.Tidak ada jaminan keuntungan, harga pasar, likuiditas, listing bursa, penggunaan utility pada tanggal tertentu, atau keberhasilan ekspansi kawasan.
- 4.Data luas dan tahap kawasan bersumber dari dokumen perencanaan proyek; status sertifikat, izin, kontrak, pendapatan dan operasi tidak dibuktikan oleh whitepaper.
- 5.AGRO bukan kepemilikan saham perusahaan, hak atas HGU, kepemilikan lahan, atau hak terhadap aset kawasan.
12Glosarium
Istilah penting
- AGRO
- Ticker token utilitas digital AgroCoin.
- Fixed supply
- Supply maksimum ditetapkan pada awal penerbitan tanpa penambahan melalui fungsi mint setelahnya.
- TGE
- Token Generation Event, peristiwa distribusi token awal.
- Vesting
- Jadwal pembukaan atau distribusi token secara bertahap.
- Cliff
- Periode awal saat token tertentu belum dibuka atau didistribusikan.
- Treasury
- Wallet atau cadangan token yang dikelola berdasarkan otorisasi dan kebijakan penggunaan.
- Liquidity pool
- Pool aset pada mekanisme perdagangan terdesentralisasi; kedalaman bergantung pada aset yang disetor.
- FDV
- Fully Diluted Valuation — harga token × supply maksimum; bukan appraisal bisnis.
- HGU
- Hak Guna Usaha sesuai hukum pertanahan Indonesia; cakupannya ditentukan dokumen hak yang sah.
- Utility
- Fungsi penggunaan token pada layanan atau program ekosistem, dengan aturan dan ketersediaan tertentu.
Dokumen sumber
AgroCoin Whitepaper
Edisi publik, 10 Oktober 2026 — kawasan, tokenomics, presale, tata kelola, dan risiko secara lengkap.